Toilet Training: Melatih Anak BAB dan BAK di Toilet

Dunia Sehat

Kemandirian mengendalikan hajat buang air besar dan buang air kecil merupakan tugas perkembangan yang harus dikuasai oleh semua anak. Anak dikatakan lulus menguasai ketrampilan toilet training ini ketika anak bisa jalan sendiri ke toilet kemudian membuka celana untuk buang air kecil (BAK) atau buang air besar (BAB) dan kembali memakai celananya lagi. Dan, seluruh ketrampilan ini tentu saja harus kita perkenalkan secara bertahap. 

Syarat mengajari anak BAB dan BAK adalah kesiapan diri anak dan ibu. Anak pasti akan bisa mengontrol keinginan BAB dan BAK ketika secara fisik anak telah siap, ketika anak telah ingin tetap bersih dan kering. Tanda-tanda ini mulai ditunjukkan ketika anak berumur 18 – 24 bulan, terkadang lebih cepat dan bisa juga lebih lambat.

Kita tidak boleh memaksa anak. Anak yang dipaksa justru akan ketakutan. Masa-masa training toilet ini adalah termasuk dalam masa dimana anak rentan mengalami tindak kekerasan (dibentak, dicubit, dimarahi, dll) karena harapan orang tua melampaui…

View original post 1,451 more words

2 Comments »

  1. bagus banget nih artikelnya msyaAllah…
    postingan yang lainpun bermanfaat, insyaAllah bikin pengen balik lagi, whehe…

    baru visit ke sini karena baru baca komen mba tang di blog-ku, hihi….

    keep writing ya😉
    barakallahufiik

    • Rizki KD said

      Itu karena reblog dari dokter Annisa Karnadi Mba. Hihi. Barakallahu fiik Mbak.

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: