is life not easy? #isengbikinkultwitdiwordpress

1) Hidup itu sebenarnya mudah, kitanya aja yang suka mempersulit.
2) Ada sesuatu di luar rencana dikit aja, langsung deh bikin kita bete dan jadi masalah.
3) Padahal kalau kita nggak terlalu mempermasalahkan, ya nggak akan jadi masalah.
4) Memang, aneka keruwetan sebenarnya adalah buah karya fikiran kita sendiri.
5) Kuncinya yaitu, husnudhdhan alias positive thinking — pada siapapun, terutama pada Allah.
6) Nggak mungkinlah Allah sengaja menciptakan keburukan bagi hamba-hamba-Nya.
7) Kadang kita jadi ruwet sendiri, karena terlalu banyak yang kita ingin dan angankan.
8) Makanya Rasulullah bersabda, “Pemuda yang paling tidak aku sukai adalah yang panjang angan-angan namun miskin ‘amal”
9) Pernah lihat ilustrasi ini?
10) Konon katanya, Rasulullah yang membuat gambar seperti ini (dari Abdullah r.a.).
11)
12) Kotak persegi panjang adalah ajal.
13) Garis merah adalah angan-angan.
14) Lalu, garis-garis kecil di dalam kotak adalah peristiwa-peristiwa yang dialami manusia.
15) Hal itu membuktikan bahwa, angan-angan manusia dibatasi ajalnya.
16) Tapi, angan-angan selalu lebih panjang dari ajal.
17) Mengapa begitu? Maklumlah, sifat manusia yang nggak pernah puas dan jarang bersyukur.
18) Dengan banyak berangan-angan, namun tanpa usaha meraihnya, akan membuat hidup semakin nggak produktif.
19) Ujung-ujungnya, apalagi kalau bukan ketidakbahagiaan?
20) Hidup sibuk berandai-andai, membanding-bandingkan antara “yang terjadi” dengan “yang seharusnya terjadi” lalu menyesali diri.
21) Harusnya perbaiki, jangan hanya sibuk bermimpi.
22) Makanya, jangan juga jadi multi-tasker, merasa semua harus bisa dikerjakan.
23) Pengen ini, pengen itu, sampai akhirnya nggak satupun yang dikerjakan.
24) Jadi kita harus punya fokus dan prioritas yang jelas.
25) Kunci kebahagiaan yang satu lagi: jangan iri!!
26) Iri potensial banget tuh bikin mood yang bagus jadi jelek setengah mampus.
27) Iri juga mencerminkan bahwa kita adalah hamba yang kufur nikmat.
28) Lagipula nggak fair membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain.
29) Lebih baik, kalau mau membandingkan ya hidup kita jaman dulu dengan yang sekarang.
30) Kalau ada perubahan yang lebih baik, dipertahankan sekaligus ditingkatkan.
31) Kalau lebih buruk, segera perbaiki, jangan malah larut dalam keterpurukan.
32) Yang paling penting, niatkan semua hanya karena Allah.
33) Dengan begitu, apapun yang kita lakukan akan dinilai sebagai ibadah.
34) Apapun kejadian yang menimpa, bisa kita terima dengan ikhlas.
35) Apapun anugerah yang kita terima, selalu bernilai lebih dengan syukur.
36) Kalau sudah lillaahi ta’ala begitu, gimana bisa hidup kita nggak bahagia, ya nggak?

2 Comments »

  1. ica said

    bagus pooooooos!!!

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: