gagal FLP (2)

Gagal maning-gagal maning!! Dua penggal kata andalan Pampam dalam serial Tuyul dan Mbak Yul, masih ingat bukan? Walaupun terkesan lucu (karena diucapkan dengan logat Banyumasan yang kental), makna kata ini begitu mendalam bagi seorang looser – yang sering mengalami kekalahan, kegagalan. Bisa jadi dengan adanya kegagalan yang menerus menimpa membuat mental si looser semakin down dan tidak berminat melangkah lagi.

Hmm, saya menulis ini karena sayalah looser itu. Sebelum bercita-cita menjadi seorang penulis, saya punya banyak sekali cita-cita. Yang masih saya ingat sih penyanyi, penyiar radio, dan mapala sejati. Namun semua kandas di tengah jalan karena setiap mengalami kegagalan pada bidang-bidang itu, saya langsung patah semangat dan tidak ada gairah untuk melanjutkannya lagi. What a really looser.

Kini, saya merasa gagal lagi. Gagal dalam seleksi tahap II Forum Lingkar Pena (FLP) Yogyakarta tak urung membuat saya sedikit kecewa. Apa pasal? Kini saya sedang minat-minatnya berorganisasi (islami) dan semangat-semangatnya menulis. Dan FLP menjadi sarana yang lengkap untuk mewujudkan kedua hal itu. Tetapi, apakah dengan kegagalan itu membuat saya mundur?

Insya Allah tidak. Sudah cukup rasanya saya menjadi seorang pecundang yang selalu bersembunyi setiap kali kegagalan menghampiri. Bosan saya harus hidup di balik tempurung yang saya bangun sendiri untuk menyelamatkan gengsi dan reputasi. Kini saatnya panji perjuangan ditegakkan dan pedang semangat dikibarkan. Saya harus bisa menjadi penulis (yang bisa menyuarakan kebenaran). Dengan atau tanpa FLP. Walaupun untuk menggapainya harus ditempuh dengan cara yang berdarah-darah. Kalah, gagal, tidak lolos, ditolak, adalah biasa. Bisa bertahan dan bangkit dari kegagalan, itu yang luar biasa.

Jadi, bagi anda yang mungkin senasib dengan saya, bergembiralah. Tetaplah letakkan diri pada pedang semangat, karena kekuatan dan keterampilan sehebat apapun takkan mampu menyelamatkan diri dari kegagalan. Hanya semangat besar yang bisa menaklukkannya.

ALLAHU AKBAR!!!

Ditulis pada 2 Desember 2009

4 Comments »

  1. Ki, Faudhil Adhim itu bukan jebolan FLP. Salim A Fillah juga bukan anggota”yang mendaftar” FLP. Tapi beliau berdua sering diundang oleh FLP di penjuru wilayah Indonesia untuk berbagi tentang wawasan dan pengalaman kepenulisan. So, apa salahnya tidak jadi anggota FLP?? Jadi saja penulis besar, nanti FLP yang akan mengundangmu. Dan jika saat itu tiba, ceritakan dengan bangga….Kawan2 FLP semua, saya dulu pernah mendaftar FLP sampai dua kali…dan tidak diterima! ALhamdulillah, berkat saya tidak diterima FLP, semangat menulis dan membuktikan diri semakin besar, sehingga lahirlah buku karya saya ini (tunjukkan buku2 best seller mu)….dst. ” Buat mereka melongo…dan bilang Subhanallah….

    • subhanallah, makasih motivasinya mas! Insya Allah, do’akan ya mas luwi🙂

      • Siyap. Nih langsung kudoakan…” Ya Rabb yang Maha mendengar setiap do’a hamba-Nya. Jadikanlah adik saya ini salah satu pena dkwah yang menyeru agama-Mu di bumi. Mudahkanlah tubuhnya untuk bergerak menuju ridho-Mu dengan menulis. Mohon ajarkanlah kepadanya untuk menjadi seorang penulis besar. Penulis yang rela bersusah payah, ditolak penerbit, gagal masuk FLP, dan artikelnya tidak menang2. Sabarkan dan gigihkanlah perjuangannya. SUpaya ketika menjadi pena-Mu ya Rabb, ia tidak takabur, selalu istiqomah dan bersyukur. Amiin”

  2. jazakallah khayran katsiir..
    do’a yg sama juga buat masku, semoga resolusinya untuk menerbitkan 100 buku yg bermanfaat bisa tercapai, sehingga bisa menjadi ladang ‘amal jariyah yg pahalanya tak terputus, aamiin

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: