gagal FLP (1)

Hari ini hatiku agak gelisah. Apa pasal? Hari ini, Selasa 1 Desember 2009 adalah Pengumuman Seleksi Tahap II Calon Anggota Forum Lingkar Pena (FLP) Yogyakarta dimana beberapa minggu lalu aku mengikutinya. Lima hari yang lalu, aku telah dinyatakan lolos seleksi karya dan berhak mengikuti wawancara yang diselenggarakan Sabtu, 28 November 2009. Selepas wawancara, aku merasa biasa saja, karena pertanyaan-pertanyaan yang diajukan panitia juga tidak ‘seseram’ seleksi atau audisi lain yang pernah kuikuti.

Tapi entah mengapa hari ini aku lumayan deg-degan. Ba’da shalat dhuha tadi, aku sudah memohon yang terbaik pada Allah. Jika memang ini jalan yang ditunjukkan-Nya untuk memperjuangkan dien-Nya, kumohon kemudahan. Namun jika bukan, kuminta jalan lain yang mungkin lebih baik. Setelah berdoa, alhamdulillah aku sudah agak tenang.

Bismillahirrahmanirrahim. Komputer di ruang tengah kunyalakan. Modem sierra kupasang. Segera aku berselancar dengan Mozilla Firefox membuka flpyogya.multiply.com, dan langsung saja meng-klik tab “Pengumuman Seleksi Tahap II, dst”. Sekejap saja terteralah 44 nama yang berhak menjadi anggota FLP angkatan XI, dan ternyata.. NAMAKU TAK ADA!!! Aku mengulanginya sekali lagi, ternyata memang tidak ada namaku dalam daftar anggota baru forum kepenulisan yang memang sejak lama kucita-citakan itu.

Hmm, jujur, ada sedikit kecewa yang muncul. Menjadi anggota FLP adalah sebuah kebanggaan. Dimana da’wah yang dicita-citakan akan menggema melalui jemari, tinta, pena, dan (untuk era modern sekarang ini) keyboard komputer atau laptop. Menjadi bagian dari ‘hadiah Tuhan untuk Indonesia’, begitu menurut sastrawan besar Taufiq Ismail tentang FLP. Dan kali ini aku gagal menjadi salah satu bagian dari anugerah itu.

Namun, apakah kegagalan menghapus semua impianku untuk menjadi penulis yang dapat menyumbangkan (segenap kemampuan) untuk (sedikit saja berkontribusi) menolong agama Allah? Tidak akan, insya allah. Dengan kegagalan yang berujung pada sedikit kekecewaan ini, justru akan membuatku semakin terpacu untuk terus menulis, mengerahkan segenap pemikiran demi bangsa dan agama ini *sedikit hiperbolis*

Awal mula, adalah blog ini. Baru kali ini aku membuatnya. Dan aku ingin terus mengasah kemampuan menulisku lewat blog ini dan berbagai forum kepenulisan – salah satunya gelaran FLP setiap Selasa sore. Akan kubuang malu yang dulu acap mendera tiap kali diterpa kegagalan. Akan kutepis gengsi yang mengganggu setiap langkahku untuk maju. Akan kubuktikan: KEGAGALAN BUKAN AKHIR PERJUANGAN!!!

Allahu Akbar.

Ditulis pada 1 Desember 2009

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: