dua sisi mata uang

kebahagiaan dan penderitaan, dua kata yang bertolak belakang. yang pertama membuat manusia senang. sebaliknya yang kedua membuat manusia sedih dan kecewa. tapi, sesungguhnya bila dipahami mendalam, kebahagiaan dan penderitaan itu hanya ukuran-ukuran yang dibuat manusia. keduanya hanya persepsi yang tak pernah objektif. bahagia bagi seseorang belum tentu bahagia bagi orang lain, sebaliknya derita bagi satu orang belum tentu menjadi derita orang selainnya. satu hal yang sama, dua-duanya hanya akan menjadi kenangan, semua berlalu seiring waktu. maka, hadapilah cukup dengan dua kata: syukur dan sabar. ketika roda kehidupan sedang membawa kita ke atas, ingatlah orang-orang di bawah kita yang hidupnya masih menderita sebagai wujud syukur kita. sebaliknya, ketika roda hidup ‘menjatuhkan’ kita ke jurang keterpurukan, bersabarlah. ingat pertolongan-Nya pasti akan datang. bahkan dua kali tersebut dalam salah satu firman-Nya yang suci: fainna ma’al ‘ushri yusraa, inna ma’al ‘ushri yusraa. maka sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan.

-dari beberapa novel tere-liye-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: