passion of writing

Halah. Kayaknya judul di atas terlalu berlebihan deh buat menggambarkan kedudukan ‘menulis’ dalam diri seorang kiki. Padahal tau nggak, saya tu lancar buanget nulis ya kalau lagi mellow aja, istilahnya jaman sekarangnya sih menggalau, hehehe. Ya kayak sekarang ini.

Jadi ceritanya kan saya masih dalam kondisi shock nih – gara-gara habis pengumuman penempatan  ternyata saya ditempatkan di jakarta. Dan efeknya, saya jadi terserang nyeri pipi – astaga, paraaaaaah. Awalnya sih saya mikir saya kena gondongen, lha pipi bagian kanan kayak membengkak trus sakit buanget gitu kalo buat mangap, apalagi kalo dipegang-pegang. Setelah dibawa ke dokter, ternyata sama sekali bukan gondongen, bahkan mereka pun nggak tau pembengkakan dan rasa nyeri itu berasal dari mana. Wah, gaswat juga, kalo ternyata rasa sakit itu berasal dari pikiran. Masalahnya, yang bisa mengendalikan pikiran kan diri kita sendiri. Kalo saya masih resah-gelisah-nggak nyaman gitu, kapan bisa sembuh??

Nah, setelah dikasih obat anti nyeri berlabel ‘anastan’ dan vitamin b kompleks, memang rasa itu sedikit berkurang, tapi bengkaknya masih ada. Akhirnya, malam ini saya memutuskan untuk menulis, mencoba mencurahkan semua hal yang mengganjal dan bikin nggak nyaman pada sebuah file di private folder berjudul “letter to God”. Semua perasaan yang nggak enak, coba saya curhatkan dengan menyebut nama Allah. Begitu memang kebiasaan saya kalau lagi gundah gulana. Dan ajaibnya, selesai menulis satu setengah halaman, pipi saya benar-benar berkurang sakitnya, dan bengkak itu nyaris hilang. Alhamdulillaaah. Saya kini semakin yakin, bahwa saya memang suka sekali menulis. Walaupun sampai detik ini, tulisan-tulisan saya baru bisa menginspirasi dan memotivasi diri saya sendiri, hehehe.

Bagi saya, menulis itu menyembuhkan. Membangkitkan semangat. Merubah badmood jadi goodmood. Dan jujur aja, dengan menulis itu perasaan saya bisa jauh lebih plong dibandingkan dengan curhat sama siapapun, halah. Apa mungkin saya tipe orang yang introvert ya, sehingga lebih nyaman mengungkapkan perasaan lewat tulisan?? Bisa jadi. Beberapa orang memang mengenal saya sebagai pribadi yang ceria dan ekstrovert. Tetapi menurut saya, saya benar-benar orang yang pendiam dan tertutup. Oleh karena itu, saya suka sekali menulis, dan bisa mengekspresikan diri dengan lebih baik lewat tulisan, dibandingkan dengan kata-kata. Bagi saya, menulis itu media ekspresi diri tanpa belenggu dan limitasi.

Memang kadang, eh sering sekali deng, saya merasa stuck waktu menulis. Akibatnya tulisan saya jadi nggak berkembang. Mentok bahkan masih di lembar pertama. Banyak sekali tulisan saya, baik artikel, cerpen, atau apalah yang berlabel ‘unfinished’ dan belum tau akan selesai sampai kapan, hehe, nggak niat banget ya?? Padahal dalam hati, saya bercita-cita jadi penulis lho. Kata penulis siapaaaa gitu (lupa), trik sukses menulis itu cukup dengan menggunakan otak kanan dan otak kiri secara seimbang. Jadi, untuk membuat sebuah tulisan yang oke, kita cukup membebaskan otak kanan kita untuk berimajinasi seluas-luasnya, dan menuangkannya dalam draft tulisan. Kemudian jika semua imajinasi itu sudah tertuang dengan leganya dalam sebuah draft, gunakan otak kiri untuk menyortir isi tulisan, mana kira-kira yang perlu diperbaiki, ditambah, atau dikurangi. Teorinya memang sesederhana itu. tapi prakteknya, masya Allah, susahnya! Apa mungkin  saya terlalu berlaku permisif pada otak kiri ya, sehingga lebih banyak berfikir daripada bertindak (baca: berimajinasi dan menuangkannya pada draft)? Pastinya. Kalo saya bisa mempraktekkan teori itu, tentulah saya sekarang sudah bisa jadi penulis terkenal, hahaha.

Oh iya, ada lagi nih, kebanyakan penulis, terutama yang masih pemula ya, menunggu mood untuk menulis. Padahal yang namanya mood itu, harusnya nggak ditunggu, melainkan diciptakan. Nah, ini juga yang jadi kelemahan saya. Bahkan lebih parah. Kan udah saya bilang tadi, saya malah bisa menulis lancar kalau sedang menggalau. Padahal, saya berharapnya jadi orang yang selalu ceria, bebas dari galau. Nah, kalo gitu, kapan nulisnya?? Makanya jangan ditiru. Menciptakan goodmood untuk menulis itu bisa dengan jalan-jalan ke tempat-tempat yang baru, belum pernah kita kunjungi sebelumnya, atau tempat-tempat nggak biasa, museum atau gedung-gedung kuno yang bersejarah tentunya. Bisa juga ke tempat-tempat yang menimbulkan suasana ekstrim pada diri kita, ekstrim tenangnya (misal: pantai atau pegunungan yang indah) atau ekstrim rusuhnya (lokasi bencana, gang sempit penuh preman dan pemalakan) gitu. Terserah gimana enaknya, karena tiap orang beda-beda cara untuk menemukan mood yang bagus untuk menulis.

Apalagi ya?? Kalo memang hobi menulis dan pengen jadi penulis, kayaknya perlu juga tuh, buat bawa notes kemana-mana. Notes ini nggak melulu buku notes atau kumpulan kertas-kertas yang konvensional itu lho. Walaupun masih banyak orang – termasuk saya – yang menggunakannya. Bisa juga handphone yang menyediakan menu memo atau notes (pake menu message juga bisa deng) atau bagi anak-anak jaman sekarang, ya pake laptop, netbook, atau tablet pc. Kalo yang tiga terakhir ini malah bisa langsung kerja, tanpa perlu menyalinnya di komputer. Dengan cara-cara ini, semua ide brilian yang tiba-tiba muncul, bisa langsung dieksekusi, nggak cuma terbang ke awang-awang.

Wah, kayaknya udah panjang lebar ya saya nulis, Niatnya tadi cuma mau pamer bahwa writing is my passion, malah jadi sok-sokan ceramah tentang tips dan trik menulis, hehehe. Semoga bermanfaat ya. Semoga bisa diamalkan, termasuk untuk saya sendiri. Dan semoga tulisan-tulisan saya nggak cuma bisa menginspirasi diri saya, tetapi juga para pembacanya. Amiin.

1 Comment »

  1. Luwi Adi said

    s!!!!ng…

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: